Apa yang Sebaiknya Anda Tahu?
Hallo semuanya! Selamat datang di blog saya, semoga blog ini bermanfaat dan jangan lupa baca sampai habis ya!
Tahukah Anda?
Gigi itu sama pentingnya dengan bagian tubuh manusia lain yang harus
rutin dirawat. Karena gigi terletak di dalam mulut sehingga lebih sulit
dijangkau, maka kita memerlukan bantuan dokter untuk mengecek kebersihan
dan kesehatan gigi. Maka dari itu, perlunya untuk kontrol gigi sebanyak 2 kali dalam setahun, atau sekali setiap 6 bulan ke dokter.
Riskesdas 2018 mencatat proporsi masalah gigi dan mulut sebesar 57,6%
dan yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi sebesar 10,2%.
Adapun proporsi perilaku menyikat gigi dengan benar sebesar 2,8%.
Nah, apa saja alasan pentingnya kita ke dokter gigi?
Tahukah kamu kalau terlalu sering makan makanan manis dan asin bisa
mempermudah risiko gigi berlubang? Apalagi kalau tidak bersih saat
menyikat gigi, ada banyak kuman dan bakteri yang hidup di dalam gigi
nantinya. Akibatnya gigi berlubang, dan terasa ngilu. Nah, untuk
menghindarinya kita bisa rutin ke dokter gigi, ya.
Tahukah kamu, ternyata bau mulut juga bisa disebabkan karena gigi
bermasalah, misalnya gigi berlubang dan munculnya karang gigi. Nah, kita
bisa tahu gigi bermasalah dari dokter, oleh karena itu biasakan kontrol
ke dokter gigi setiap 6 bulan ya, agar kita terhindar dari bau mulut
karena gigi berlubang.
Tahukah kamu, sisa makanan dan protein yang bercampur dengan bakteri
dalam mulut bisa menyebabkan munculnya plak pada gigi. Kalau tidak
dibersihkan secara teratur, maka plak gigi bisa mengeras menjadi karang
gigi yang susah dibersihkan, lho.
Lalu bagaimana cara menyikat gigi yang benar?
Berikut panduan cara menyikat gigi dengan benar yang perlu Anda perhatikan baik-baik.
Langkah pertama
Genggam sikat gigi Anda dengan menempatkan sudut kepala sikat agak miring dengan posisi membentuk sudut 45 derajat. Jadi, Anda tidak menempelkan keseluruhan permukaan bulu sikat di gigi, ya.
Langkah kedua
Anda bisa mulai menyikat dari gigi depan atau gigi geraham di salah satu sisi mulut. Sikatlah gigi Anda dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah selama 20 detik untuk setiap bagian.
Teknik ini berfungsi supaya bulu sikat dapat mengeluarkan plak yang
menyelip di batas gusi. Selama menyikat gigi, pastikan Anda tetap
menjaga posisi bulu sikat sedikit miring membentuk sudut 45 derajat.
Langkah ketiga
Sikatlah gigi yang biasa dipakai untuk mengunyah, yaitu bagian
gigi yang dekat dengan pipi dan lidah, dengan gerakan maju mundur secara
perlahan.
Setelah bagian atas dalam tersikat, kemudian sikatlah bagian bawahnya. Pastikan semua permukaan gigi sudah disikat, sehingga plak atau sisa makanan yang menempel di gigi bisa hilang.
Langkah keempat
Untuk membersihkan permukaan dalam barisan gigi depan, Anda
harus memegang sikat gigi secara vertikal. Gunakan ujung kepala sikat
gigi dan sikat dengan gerakan ke atas dan bawah, dari tepi gusi sampai
atas gigi.
Langkah kelima
Sama dengan langkah keempat, arahkan sikat gigi agak tegak untuk membersihkan gigi depan bagian bawah. Gerakkan sikat ke atas dan ke bawah pelan-pelan.
Ulang gerakan ini sebanyak 2-3 kali.
Langkah keenam
Kadang-kadang, menyikat gigi dengan cara yang itu-itu saja
membuat bagian lain yang tidak biasa dilewati bisa terabaikan. Itu
sebabnya, bila diperlukan, Anda bisa mengubah pola menyikat gigi Anda
yang biasa. Kuncinya satu, pastikan Anda menyikat gigi dengan cara dan
gerakan yang benar.
Anda akan menghabiskan waktu sekitar 2-3 menit untuk menyikat seluruh bagian gigi Anda. Setelah semua gigi tersikat, bilas mulut dan sikat gigi Anda dengan air sampai bersih.
Kapan waktu yang tepat untuk menyikat gigi?
Frekuensi menyikat gigi yang baik minimal 2 kali sehari, dengan waktu yang tepat untuk menyikat gigi adalah pagi setelah sarapan, dan sebelum tidur malam.
Tidak perlu menggosok gigi terus menerut, misalnya habis makan makanan manis, langsung kemudian menggosok gigi. Setidaknya memberikan jeda 30 menit guna membiarkan gigi beristirahat terlebih dahulu.
Tips menjaga kesehatan gigi dan mulut
Hal pertama yang paling penting untuk kesehatan gigi dan mulut dan juga
yang paling sering orang lupakan adalah dokter gigi. Dengan alasan
apapun, malas atau takut, tak seharusnya kita melupakan profesi satu
ini. Dokter gigi adalah satu-satunya orang yang bisa menjaga kesehatan
gigi dan mulut selain diri kita sendiri.
Sikat gigi sudah? Jangan lupa setelah itu kumur-kumur dengan mouthwash.
Tak banyak orang yang mempertimbangkan untuk menggunakan obat kumur
untuk membersihkan gigi serta mulut, padahal obat kumur sangat bagus
juga untuk menjaga kesehatan serta kebersihan mulut dan gigi. Kalian
bisa membelinya di supermarket terdekat atau apotek.
Oleh ahli kesehatan gigi, ada 3 manfaat yang bisa diberikan oleh
mouthwash. Pertama, mouthwash bisa mengurangi tingkat asam dalam mulut.
Kedua, ada banyak area yang tak bisa dibersihkah dengan sikat gigi,
namun mouthwash bisa melakukannya. Dan yang terakhir, mouthwash bisa
memineralisasi ulang gigi. Kalian bisa tanya manfaat mouthwash dan
mouthwash seperti apa yang dibutuhkan pada apoteker atau dokter gigi.
- Pilih Pasta Gigi Yang Mengandung Fluoride
Menyikat gigi tak bisa hanya menggunakan sikat gigi saja, masih
diperlukan juga yang namnya pasta gigi atau odol. Di supermarket, banyak
sekali pasta gigi dengan berbagai merk yang dijual. Dalam pasta gigi,
sudah terkandung sejumlah kandungan yang sekira bagus untuk membersihkan
serta menjaga kebersihan gigi, salah satunya adalah fluoride.
Apa sih kegunaan fluoride untuk gigi? Fluoride itu dapat mengembalikan
mineral di gigi yang hilang akibat asa myang berasal dari plak bakteri
dan gula. Tanpa penambahan mineral ini, gigi menjadi mudah goyang.
Dengan fluoride, plak yang mengandung bakteri yang menempel pada gigi,
bisa hilang.
- Kurangi Makan Makanan Manis
Makanan manis, siapa yang bisa menahan godaan dari hal satu ini? Hampir
tak ada yang bisa bukan? Apalagi bila malam hari tiba, menonton film
ditambah dengan makanan manis di samping meja adalah kombinasi paling
sempurna yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Namun, makanan manis tak
hanya akan berdampak pada bertambahnya berat badan, tapi juga dengan
kesehatan gigi.
Mengkonsumsi makanan manis di malam hari bisa berdampak bertambahnya
berat badan itu adalah perkara lama, mungkin kalian bisa cuek akan hal
itu, tapi tidak dengan gigi. Makan makanan manis terlalu sering bisa
membuat kesehatan gigi jadi berkurang. Ujung-ujungnya adalah gigi
berlubang. Apa kalian lebih memilih gigi berlubang atau lebih baik
menahan diri untuk tidak makan makanan manis?
Nah, itulah beberapa informasi yang dapat saya bagikan, terima kasih telah membaca, semoga bermanfaat untuk kita semua
INGATLAH! Kekayaan Terbesar Adalah Kesehatan
Sumber:
https://kabartangsel.com/cara-menyikat-gigi-dengan-benar-yang-perlu-diketahui/amp/
Tandiari, Astrid.dkk. 2016. Kesehatan Gigi dan Mulut. Yogyakarta - Apa yang sebaiknya anda tahu?: Andi Yogyakarta.
Dosen Pengampu: Emy Leonita, S.K.M., M.P.H.
Yunia Zahra Annisa (1911212022)
Ilmu Kesehatan Masyarakat A2
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Kunjungi juga instagram @yuniazahraa terima kasih:)